Lubuk Pakam,
gomsindosuaramerdeka.com — |
Bupati Deli Serdang, dr. H. Asri Ludin Tambunan, angkat bicara soal maraknya proyek infrastruktur yang asal jadi. Ia meminta jajaran Dinas SDABMBK menghentikan praktik “asal selesai” dan memperkuat pengawasan di lapangan.
Pernyataan tegas itu disampaikan Bupati saat memimpin rapat bersama Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK), Kamis (3/9/2026). Rapat ini juga menjadi momen perkenalan kepemimpinan baru SDABMBK dari Janso Sipahutar kepada Suparno.
“Pengawas Wajib di Lapangan, Jangan di Kantor”
Bupati menyoroti persoalan utama: lemahnya pengawasan kualitas.
Ia memerintahkan seluruh pengawas proyek benar-benar turun ke lapangan. Tugasnya satu: memastikan pekerjaan sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB).
Mulai dari ukuran, lebar, ketebalan, hingga spesifikasi teknis harus dicek satu per satu.
“Kalau tidak layak dan tidak sesuai RAB, tolak pekerjaannya,” tegas Asri Ludin.
Perintah itu sekaligus tamparan bagi kontraktor nakal dan pengawas yang “tutup mata”. Menurutnya, jalan rusak dalam waktu singkat adalah bukti nyata kegagalan pengawasan.
Ubah Pola: Perencanaan di Bappedalitbang, Eksekusi di SDABMBK;
Bupati juga meminta SDABMBK fokus jadi “tukang” yang bekerja sesuai gambar. Sementara urusan perencanaan dan prioritas diserahkan ke Bappedalitbang.
“Semua urusan perencanaan masuk ke Bappedalitbang. Dinas teknis sebagai eksekutor,” tegasnya.
Ia mencontohkan, sebelum jalan diperbaiki harus ada kajian dari Dinas Perhubungan soal kepadatan lalu lintas. “Permintaan tanpa kajian akan membuang uang yang tidak jelas. Ke depan, ubah pola,” ujarnya.
Anggaran Terbatas, Prioritas Harus Jelas;
Dengan 3.980 Km jalan kewenangan daerah dan kemampuan menangani hanya 500 Km per tahun, Bupati minta penentuan prioritas benar-benar berbasis data dan kebutuhan masyarakat.
Polanya sama juga untuk drainase, irigasi, sungai dan jembatan. Harus dihitung ketahanan konstruksinya agar tidak jadi “proyek tahunan” yang rusak lalu diperbaiki lagi.
Bupati juga membuka ruang diskusi. Jika SDABMBK kekurangan tenaga ahli, silakan bentuk FGD untuk minta masukan.
Di akhir rapat, Bupati berpesan singkat tapi menohok:
“Kerja baik saja.”
Pesan itu menjadi penekanan bahwa integritas dan kualitas adalah harga mati dalam membangun Deli Serdang. (*)
Sudut JWI DS:
Pernyataan Bupati ini sejalan dengan fungsi pengawasan masyarakat. jWI DS siap mengawal di lapangan. Jika ada proyek yang tidak sesuai RAB, masyarakat berhak menolak dan melaporkannya.
