Hamparan Perak, gomsindosuaramerdeka.com — |
Tangis haru dan syukur pecah di Dusun Rejo dan Dusun Abadi, Desa Tandem Hilir II, Kecamatan Hamparan Perak. Setelah 81 tahun sejak Indonesia merdeka, jalan aspal yang diidamkan warga akhirnya benar-benar terwujud.
Peresmian dilakukan langsung oleh Bupati Deli Serdang, dr. H. Asri Ludin Tambunan, Kamis (3/9/2026).
Bagi warga, ini bukan sekadar jalan. Ini adalah akhir dari penderitaan puluhan tahun.
“Dari Kecil Sampai Punya Anak, Baru Kali Ini Diaspal”
Siti, warga setempat, tak kuasa menahan haru saat menyampaikan kesannya di hadapan Bupati.
“Selama saya masih kecil, sekarang sudah punya anak, baru ini lah diaspal. Anak sekolah pun jalannya udah enak sekarang,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Ari Junaidi. Jalan yang selama ini becek dan rusak parah, kini berubah total.
“Terima kasih atas pengaspalan jalan di Dusun Abadi dan Benteng. Ini jalan yang susah dilalui, terutama bagi petani yang ke sawah. Sekarang kami merasakan bagaimana nyamannya bekerja ke sawah,” kata Ari.
Jalan ini memang urat nadi. Menghubungkan rumah warga ke sawah, sekolah, dan pasar. Sebelumnya, musim hujan jadi mimpi buruk petani. Motor selip, hasil panen telat sampai.
Bonus: Sungai Lancar, Warga Minta Drainase;
Selain jalan, warga juga merasakan manfaat normalisasi sungai sepanjang 600 meter di depan rumah mereka. Air kini lancar, banjir mulai berkurang.
“Terima kasih atas bantuan normalisasi. Ke depan, kami warga Blok 1 berharap ada pembangunan drainase juga,” kata Sahnan, warga lainnya.
Menanggapi itu, Bupati langsung merespon. Tapi dengan satu syarat: komitmen menjaga bersama.
“Saya akan ikut membangun drainase dan jalan, tetapi saya ingin ada kesepakatan dengan desa. Kalau saya bangun drainase, paling tidak ada gotong royong untuk membersihkannya secara rutin,” tegas Asri Ludin.
Pesan Bupati: “Ini Pekerjaan Kita Bersama”
Bupati mengingatkan, pembangunan fisik tanpa perawatan sama saja bohong.
“Sebesar apa pun pembangunan kalau tidak dijaga dan dipelihara, umurnya tidak panjang. Ini bukan pekerjaan saya sendiri, tetapi pekerjaan kita bersama*,” katanya.
Ia juga mengapresiasi warga yang inisiatif pasang portal untuk mencegah truk ODOL merusak jalan. Namun akses untuk angkut hasil bumi tetap harus dijaga.
“Pertahankan jalan ini selama mungkin. Kalau jalan yang sudah dibangun bisa bertahan, daerah lain juga bisa mendapatkan pembangunan. Jangan hanya itu-itu saja yang kita bangun,” pesan Bupati.
Dalam kunjungan itu, Bupati juga menyerahkan bantuan dari Baznas dan kursi roda kepada warga yang membutuhkan.
81 tahun penantian terbayar lunas. Kini PR nya ada di pundak warga: menjaga agar aspal ini awet, dan manfaatnya bisa dirasakan anak cucu. (*)
Sudut JWI;
Ini bukti bahwa anggaran harus tepat sasaran ke daerah yang benar-benar butuh. JWI mengapresiasi dan siap mengawal agar perawatan jalan dan drainase benar-benar dilakukan secara gotong royong seperti yang diminta Bupati.
Reporter : Habar.
