Patumbak, http://gomsindosuaramerdeka.com-|
Berobat gratis sudah dijamin BPJS. Tapi siapa yang mikirin ongkos bensin, makan, dan anak yang ditinggal di rumah saat keluarga harus begadang di rumah sakit?
Pertanyaan inilah yang dijawab Pemerintah Kabupaten Deli Serdang lewat peluncuran program PAS KALI – Pelayanan Akses Kesehatan Kita Peduli, Kamis (10/9/2026) di Lapangan Mangga, Desa Marindal I, Kecamatan Patumbak.
Program ini langsung diresmikan Bupati Deli Serdang, dr. H. Asri Ludin Tambunan, M.Ked (PD),Sp.PD-KGEH, FINASIM, bertepatan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
“Yang Terabaikan Selama Ini”
Bupati yang juga seorang dokter ini paham betul beban di lapangan. BPJS memang menanggung biaya pengobatan pasien miskin. Tapi ada biaya lain yang selama ini “tak terlihat”.
“Selama ini, biaya pengobatan pasien dari keluarga kurang mampu memang telah ditanggung oleh BPJS Kesehatan, namun beban logistik dan ekonomi bagi pendamping pasien selama masa perawatan sering kali terabaikan. Nah, PAS KALI hadir untuk keluarga yang menemani pasien,” terangnya.
Artinya: negara hadir bukan hanya untuk pasien, tapi juga untuk orang yang menjaganya.
Isi Program PAS KALI
Bekerja sama dengan Baznas Deli Serdang, PAS KALI khusus menyasar warga miskin Desil 1 dan Desil 2. Bentuk bantuannya konkret:
1. Antar-Jemput ke RSUD: Gratis, biar tidak keluar uang transportasi
2. Makanan Gratis: Untuk keluarga yang menjaga pasien selama dirawat
3. Bantuan Akomodasi: Sesuai persyaratan, untuk meringankan beban menginap
4. Penitipan Anak/Lansia : Pemkab siapkan layanan penitipan bagi anak atau lansia berisiko tinggi yang ditinggal di rumah
“Tujuan kita sederhana. Orang miskin fokus sembuh. Pendampingnya fokus jaga. Jangan sampai mereka mikir: ‘mau beli makan dari mana’ atau ‘anak di rumah sama siapa’,” jelas Bupati.
Dimulai dari 3 RSUD
Pada tahap awal, PAS KALI berjalan di 3 RSUD milik Pemkab Deli Serdang:
1. RSUD Haji Amri Tambunan
2. RSUD Pancur Batu
3. RSUD Bangun Purba
“Cakupan manfaat kita harapkan bisa berkembang ke depan sehingga semakin banyak masyarakat dan fasilitas kesehatan yang ditangani melalui PAS KALI,” harap Bupati Asri Ludin.
Satu Paket dengan Bedah Rumah
Peluncuran PAS KALI dirangkai dengan program sosial lain. Pemkab bersama Baznas juga meluncurkan bedah rumah tidak layak huni.
Dengan sistem gotong royong, Baznas menargetkan membenahi 7 unit rumah warga dari berbagai kecamatan tahun ini.
Peluncuran ini dihadiri Ketua TP PKK Deli Serdang Jelita Asri Ludin Tambunan, Forkopimda, pimpinan OPD, para camat, tokoh masyarakat dan ratusan warga.
Dengan PAS KALI, Pemkab Deli Serdang ingin menegaskan: kesehatan itu bukan cuma soal obat. Tapi juga soal memastikan keluarga pasien tidak jatuh miskin karena harus menjaga di rumah sakit. (*)
Reporter : Habar.
