Berita

Terbongkar,!!!  Ini Rahasia Mengapa Orang Bersyukur Jarang Sakit,Fakta Medis dan Dalil Agama, Oleh; Hasan Basri Siregar Ketua JWI DS

Redaksi Diterbitkan 13:05 3 menit membaca
Ukuran Teks:

 

Deli Serdang, gomsindosuaramerdeka.com, Minggu, 23 Agustus 2026 — |

Pernahkah kamu bertanya: “Kenapa beberapa orang jarang sakit, padahal hidupnya tidak selalu lebih mudah?”

 

Jawabannya mungkin bukan sekadar soal gizi atau olahraga — melainkan rasa syukur yang besar setiap hari. Islam sudah mengajarkan ini 14 abad lalu. Dan kini sains modern membuktikannya.

 

 INTI PEMIKIRAN,

“Kenapa kamu jarang sakit…?? Mungkin rasa syukurmu yang besar. Fakta medis di balik ucapan syukur setiap hari..! Kau sebenarnya bisa memprogram dirimu sendiri.”

 

Rasa syukur bukan hanya soal hati tenang. Ia berdampak langsung pada sistem kekebalan tubuh, hormon, dan kesehatan fisik kita.

 

Hal ini sejalan dengan program “Deli Serdang Mengaji” yang terus digalakkan Bupati Deli Serdang dr. H. Asri Ludin Tambunan. Dalam setiap kunjungan kerja dan pertemuan, Bupati selalu mengajak masyarakat untuk mendekatkan diri kepada Allah melalui Al-Qur’an dan zikir.

 

“Kalau setiap rumah di Deli Serdang jadi pusat zikir dan syukur, insyaAllah Deli Serdang akan menjadi daerah yang Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghafur – negeri yang baik dan Tuhan Maha Pengampun,” tegas Bupati.

 

DALIL AL-QUR’AN & HADIS TENTANG SYUKUR;

 

1. Al-Qur’an Menjanjikan Tambahan Nikmat Bagi Yang Bersyukur

Allah SWT berfirman:

*لَئِن شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُم*

“Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah nikmat kepadamu”

[QS. Ibrahim: 7]

 

Para ulama tafsir menjelaskan, “nikmat” di sini mencakup nikmat dunia dan akhirat, termasuk nikmat kesehatan dan ketenangan jiwa.

 

2. Syukur Adalah Sifat Orang Beriman

Rasulullah ﷺ bersabda:

*عَجَبًا لِأَمْرِ الْمُؤْمِنِ، إِنَّ أَمْرَهُ كُلَّهُ خَيْرٌ… وَإِنْ أَصَابَتْهُ سَرَّاءُ شَكَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ*

“Sungguh menakjubkan urusan seorang mukmin. Semua urusannya adalah baik… jika mendapat nikmat ia bersyukur, maka itu baik baginya”

[HR. Muslim No. 2999]

 

Syukur membuat seorang mukmin tetap sehat jiwanya, meski diuji.

 

3. Zikir Syukur Sebagai Obat Hati dan Badan

Rasulullah ﷺ mengajarkan kita zikir setelah shalat:

*سُبْحَانَ اللَّهِ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ، وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ، وَاللَّهُ أَكْبَرُ*

“Subhanallah, Walhamdulillah, Wa Laa Ilaaha Illallah, Wallahu Akbar”

 

Imam Ibnul Qayyim rahimahullah berkata: “Zikir kepada Allah adalah makanan bagi hati. Sebagaimana makanan untuk badan, maka jika hati tidak diberi zikir ia akan sakit.”

 

FAKTA MEDIS & HASIL PENELITIAN;

 

1. Syukur Menurunkan Stres

Rasa syukur terbukti menurunkan kadar kortisol hormon stres hingga 23%, menurut penelitian Universitas California, Davis.

Stres kronis melemahkan sistem imun. Bersyukur menjadi cara alami menenangkan sistem saraf.

 

2. Menguatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Penelitian Prof. Y. Joel Wong dari Universitas Indiana Bloomington menunjukkan praktik rasa syukur berkaitan dengan respons imun yang lebih baik dan penurunan peradangan.

Rasa syukur memicu pelepasan dopamin, serotonin, dan oksitosin — hormon yang menenangkan jiwa sekaligus memperkuat pertahanan tubuh.

 

3. Memprogram Pola Pikir & Kesehatan Tubuh

Otak memiliki neuroplastisitas. Jika kita rutin bersyukur, otak lebih peka terhadap hal positif. Ini berdampak pada kesehatan jantung, kualitas tidur, dan daya tahan tubuh.

Prof. Robert A. Emmons menegaskan: rasa syukur harian berkontribusi pada kesehatan fisik yang lebih baik.

 

4. Syukur Mendukung Pemulihan Penyakit

Studi di jurnal _Psychotherapy and Psychosomatics_ menemukan pasien yang rutin bersyukur memiliki tidur lebih nyenyak, tekanan darah lebih stabil, dan risiko depresi lebih rendah.

 

 PENJABARAN & PEMAHAMAN;

 

Bersyukur bukan sekadar ungkapan kebahagiaan — ia adalah ibadah yang memengaruhi biologi tubuh.

 

Bukan berarti orang sakit kurang bersyukur. Penyakit bisa dari genetik, lingkungan, atau ujian. Tapi syukur membuat tubuh lebih tangguh menghadapi ujian.

“Memprogram diri” artinya melatih otak fokus pada nikmat, bukan kekurangan. Dan tubuh merespons dengan lebih sehat.

Amalkan setiap hari: Setelah shalat, rutinkan Tasbih:

  33x سُبْحَانَ اللَّهِ – Subhanallah

  33x الْحَمْدُ لِلَّهِ – Alhamdulillah

  33x اللَّهُ أَكْبَرُ – Allahu Akbar

  1x لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ – Laa Ilaaha Illallah

  Ini zikir yang diajarkan Rasulullah ﷺ dan terbukti menenangkan hati.

 

Mulai sederhana: setiap pagi sebutkan 3 hal yang disyukuri — kesehatan, keluarga, makanan, atau napas yang masih ada. Dampaknya akan terasa dalam jangka panjang. (*).

 

Wallahu a’lam bishawab.

Tinggalkan komentar