Lubuk Pakam, http://gomsindosuaramerdeka.com – |
Pemerintah Kabupaten Deli Serdang mulai tancap gas mewujudkan target ambisius menjadi kabupaten bebas sampah pada tahun 2028. Komitmen itu ditegaskan Bupati Deli Serdang, dr. H. Asri Ludin Tambunan, saat menyerahkan 43 unit armada operasional pengelolaan sampah di Alun-Alun Lubuk Pakam, Sabtu (17/10/2026).
Dalam arahannya, Bupati Asri Ludin menekankan bahwa target bebas sampah bukan pekerjaan yang bisa dituntaskan oleh pemerintah kabupaten saja. Dibutuhkan kolaborasi total dari semua lini.
“Target kita jelas, pada 2028 Deli Serdang harus semakin siap menjadi kabupaten bebas sampah. Ini tidak bisa hanya dikerjakan pemerintah kabupaten, tetapi membutuhkan keterlibatan camat, perangkat daerah, dunia usaha, dan masyarakat. Kelompok swadaya masyarakat juga harus diberdayakan agar pengelolaan sampah bisa membuka peluang ekonomi, bukan hanya bergantung pada APBD,” tegasnya.
Pernyataan tegas tersebut menjadi peringatan keras bagi para camat, khususnya 7 kecamatan yang telah ditetapkan sebagai pilot project kecamatan bebas sampah. Bupati meminta agar program tersebut tidak berhenti sebagai jargon atau slogan di atas spanduk.
“Saya minta armada dan peralatan kebersihan yang sudah diserahkan ini langsung digunakan dan diberdayakan. Tujuh kecamatan yang telah ditetapkan sebagai kecamatan bebas sampah juga harus benar-benar mewujudkan targetnya, bukan sekadar menjadikannya slogan,” ucapnya.
43 Armada Baru Untuk Kejar Adipura;
Untuk mendukung target tersebut, Dinas Lingkungan Hidup Deli Serdang menyerahkan total 43 unit armada yang terdiri dari 9 unit truk amroll, 3 unit mobil pikap, 29 unit becak motor (betor), dan 2 unit bak amroll.
Rinciannya, Kecamatan Percut Sei Tuan menerima 2 unit truk amroll, Sunggal 2 truk amroll, 1 pikap, 3 betor, Tanjung Morawa 1 pikap, 3 betor, 1 bak amroll, Lubuk Pakam 1 pikap dan 6 betor, serta kecamatan lainnya seperti Batang Kuis, Pagar Merbau, Labuhan Deli, Hamparan Perak, Pancur Batu, Biru-Biru, Deli Tua, Patumbak, dan Pantai Labu.
Bupati juga mengingatkan bahwa dalam waktu dekat Kabupaten Deli Serdang akan memasuki masa penilaian Adipura. Karena itu, ia tidak ingin kebersihan hanya bersifat musiman.
“Dalam waktu dekat, Deli Serdang akan memasuki masa penilaian Adipura. Saya ingin pengelolaan sampah berjalan dengan baik dan berkelanjutan, tidak hanya bersih menjelang penilaian. Jangan lagi ada sampah berserakan di jalan atau masyarakat yang tidak tahu harus membuang sampah ke mana. Itu yang harus kita benahi,” tegasnya.
Turut hadir dalam serah terima tersebut Inspektur Edwin Nasution, Kadis Cipta Karya dan Tata Ruang Rahmadsyah, Kadis Lingkungan Hidup, serta para camat penerima armada. (*).
Reporter : Habar.
