Uncategorized

INI SALAH SATU UPAYA PELESTARIAN, PEMKAB DUKUNG PEKAN PERMAINAN TRADISIONAL DI PERCUT SEI TUAN   “Pemkab Kaji Masukkan ke APBD Jika Animo Masyarakat Tinggi”

Redaksi Diterbitkan 19:56 2 menit membaca
Ukuran Teks:

 

 

Percut Sei Tuan, http://gomsindosuaramerdeka.com –|

 

Pemerintah Kabupaten Deli Serdang mendukung penuh pelestarian permainan tradisional sebagai cara mengenalkan budaya daerah kepada generasi muda dan mengurangi ketergantungan anak terhadap gawai.

 

Dukungan itu disampaikan Bupati Deli Serdang dr. H. Asri Ludin Tambunan saat menghadiri Pekan Budaya Permainan Tradisional yang digelar Yayasan Laskar Pelangi Tanjung Rejo di Alun-Alun Kecamatan Percut Sei Tuan, Desa Saentis, Sabtu (8/8/2026). Kegiatan berlangsung 2 hari, 8-9 Agustus 2026.

 

Berbagai permainan tradisional seperti tarik tambang, terompah, pecah piring dan lainnya memeriahkan acara yang diikuti ratusan anak-anak.

 

“Di siang terik ini ternyata tidak menyurutkan kegembiraan anak-anak kita. Saya juga cukup bangga, bahwa anak-anak Tanjung Rejo bisa menggerakkan dan membuat kegiatan yang cukup besar ini untuk permainan tradisional,” kata Bupati.

 

Bupati bersama Ketua TP PKK Jelita Asri Ludin Tambunan melihat antusiasme besar masyarakat. Ia berjanji akan mengkaji kegiatan ini untuk masuk dalam anggaran APBD dan menjadikannya ikon tahunan Deli Serdang.

 

“Kalau antusiasnya besar, kita akan kaji dan memasukkannya ke anggaran APBD. Saya titip, ajarkan anak-anak ini kebanggaan dengan Deli Serdang dan bawa pada kegiatan yang positif. Saya harap acara ini ke depan menjadi ikon Deli Serdang, tiap tahun diadakan pertandingan permainan tradisional,” ujarnya.

 

“Semoga budaya bangsa bisa menjadi tuan rumah kita di tengah masuknya perkembangan teknologi dari dunia luar,” tambahnya.

 

INI SALAH SATU KEGIATAN PELESTARIAN BUDAYA

Dukungan juga datang dari Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah II Sumut melalui Dana Indonesiana.

 

Pamong Budaya Ahli Pertama BPK Wilayah II Sumut, Windra Adi Purba menyebut kegiatan ini penting di tengah gerusan zaman.

 

“Ini salah satu kegiatan pelestarian kebudayaan khususnya di permainan tradisional. Perkembangan zaman membuat budaya semakin terkikis khususnya permainan tradisional yang mulai dilupakan,” katanya.

 

Windra menjelaskan Yayasan Laskar Pelangi mendapat mandat sebagai penerima stimulus Dana Indonesiana. Menurutnya masih banyak potensi budaya di Deli Serdang yang memiliki 168 cagar budaya yang bisa dikembangkan.

 

Ketua Yayasan Laskar Pelangi Tanjung Rejo Siddik Zailani menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemkab. Ia menyebut kegiatan ini agenda tahunan untuk melestarikan permainan tradisional sekaligus mengurangi penggunaan gawai pada anak.

 

Turut hadir Sekda Deli Serdang, jajaran OPD, pemerintah kecamatan dan desa, serta ratusan peserta dan masyarakat. (*).

 

Laporan: Tim Redaksi http://gomsindosuaramerdeka.com

Tinggalkan komentar