Uncategorized

Kickoff Perdana di Sumut, Padukan CKG, TBC, dan 3 Juta Rumah Menuju Generasi Emas 2045

Redaksi Diterbitkan 19:32 2 menit membaca
Ukuran Teks:

 

 

Percut Sei Tuan, http://gomsindosuaramerdeka.com –|

 

Pemerintah Kabupaten Deli Serdang tancap gas menjalankan program pemerintah pemberantasan Tuberkulosis. Sabtu (1/8/2026) di Kolam Pancing Pagar Pinang, Desa Sei Rotan, digelar Kickoff Tracing TB Terintegrasi pertama di Sumatera Utara.

 

Acara ini sekaligus menyatukan 3 program strategis nasional: Cek Kesehatan Gratis (CKG), Eliminasi TBC, dan Program 3 Juta Rumah.

 

TARGET 100 RIBU KASUS DITEMUKAN,

Bupati Deli Serdang, dr. H. Asri Ludin Tambunan, mengatakan penemuan kasus secara masif adalah kunci. Semakin cepat ditemukan, semakin cepat diobati.

 

Pemerintah pusat telah menetapkan 480 lokus di Deli Serdang dengan sasaran 48 ribu orang. Namun Pemkab menaikkan target.

 

“Pemkab Deli Serdang menargetkan penemuan sedikitnya 100 ribu kasus Tuberkulosis sebagai bagian dari upaya mempercepat eliminasi TBC pada 2030,” tegas Bupati.

 

Penanganan tidak hanya bagi obat. Pasien akan dapat pendampingan, dukungan gizi, hingga intervensi bedah rumah bagi yang tempat tinggalnya tidak layak.

 

BAGIAN DARI PROGRAM PEMERINTAH MENUJU GENERASI EMAS 2045

Bupati menekankan, eliminasi TBC bukan hanya soal kesehatan, tapi soal masa depan bangsa.

 

“Ini bagian dari program pemerintah menuju Generasi Emas 2045. Semakin banyak yang terkena TBC dan tidak ditangani, semakin tidak produktif masyarakat kita. Karena itu, target eliminasi TBC pada 2030 harus kita kejar bersama,” ujarnya.

 

Menurutnya, SDM yang sehat adalah modal utama Indonesia Emas. Jika TBC dibiarkan, akan menggerus produktivitas masyarakat.

 

“Jangan takut kalau ada warga yang ditemukan TBC. Mereka akan kita obati sampai tuntas,” tegasnya.

 

LAYANAN GRATIS SELAMA 3 BULAN:

Program ini berlangsung 1 Agustus – 31 Oktober 2026. Percut Sei Tuan dipilih karena kasus TBC-nya tinggi, terutama di Desa Sei Rotan.

 

Layanan yang diberikan 100% gratis, termasuk pemeriksaan dengan *mobil pelayanan portable X-ray*. Sasaran utama adalah masyarakat dengan kontak erat dan kontak serumah dengan penderita.

 

“Jangan takut untuk diperiksa dan jangan takut kalau ada warga yang ditemukan TBC. Jangan dikucilkan. Justru harus kita bantu supaya segera mendapatkan pengobatan sampai sembuh. Pemerintah hadir untuk mendampingi, bukan untuk menyalahkan,” imbaunya.

 

Bupati juga meminta dukungan rumah sakit swasta, klinik, camat, kepala desa, dan Dinas Kesehatan untuk bersinergi.

 

Kickoff ini dihadiri Wakil Bupati Lom Lom Suwondo, SS dan unsur Forkopimda.

 

Dengan kolaborasi lintas sektor ini, Pemkab Deli Serdang optimis bisa berkontribusi besar menyukseskan program pemerintah eliminasi TBC 2030. (*)

 

Reporter: Tim http://gomsindosuaramerdeka.com

 

Tinggalkan komentar