Daerah

TIDAK PERLU JAUH-JAUH LAGI  Bupati Asri Ludin: “RSUD Hamparan Perak Wujud Janji Kami Membangun dari Pinggiran”

Redaksi Diterbitkan 18:10 3 menit membaca
Ukuran Teks:

 

 

Hamparan Perak, http://gomsindosuaramerdeka.com-|

 

Selama ini, kalau sakit berat, warga Hamparan Perak harus tempuh puluhan kilometer. Ke Lubuk Pakam, ke Medan, atau ke RSUD lain. Macet, mahal, dan sering terlambat.

 

Hari ini, cerita itu mulai diubah.

 

Rabu (9/9/2026), Bupati Deli Serdang dr H Asri Ludin Tambunan bersama Wakil Bupati Lom Lom Suwondo SS resmi meletakkan batu pertama RSUD Hamparan Perak. Rumah sakit daerah pertama di kecamatan ini.

 

“Harapan kita, semoga masyarakat tidak perlu jauh-jauh lagi untuk bisa dirujuk ke rumah sakit daerah yang ada. Sesuai janji saya dan Pak Wakil Bupati, Hamparan Perak akan kita buat semakin berkembang dan maju,” tegas Bupati Asri Ludin.

 

Janji yang Ditunaikan dari Pinggiran

 

Berdiri di Jalan Lintas Klambir V–Klumpang, RSUD ini menjadi rumah sakit daerah keempat milik Pemkab Deli Serdang.

 

Pembangunan dilakukan bertahap. Tahap pertama fokus ke yang paling darurat: IGD dan Poliklinik Rawat Jalan. Targetnya selesai Desember 2026.

 

“Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, kita mulai pembangunan rumah sakit daerah pertama di Hamparan Perak hari ini. Semoga prosesnya lancar dan membawa manfaat bagi masyarakat,” ujar Bupati.

 

Bagi Asri Ludin, rumah sakit bukan sekadar gedung. Ini soal keadilan.

 

Warga Hamparan Perak, Labuhan Deli, Sunggal bagian utara, dan sekitarnya berhak dapat layanan kesehatan yang dekat, cepat, dan berkualitas. Tanpa harus jual aset demi biaya ambulans ke kota.

 

Lebih dari Rumah Sakit

 

Peletakan batu pertama ini dirangkai dengan agenda sosial. Ada penyerahan zakat, kartu tanda pengenal bilal jenazah, dan Gerakan Deli Serdang Mengaji di Masjid Taqwa.

 

Pemkab juga menyinggung penanganan banjir. Evaluasi banjir tahun lalu, normalisasi sungai, dan penguatan tanggul dibahas agar RSUD yang baru tidak tergenang saat musim hujan.

 

Kehadiran Kadis Kesehatan, para Direktur RSUD, Camat, Kades, dan tokoh masyarakat menunjukkan ini bukan proyek seremonial. Ini proyek lintas sektor.

 

Catatan Pinggir: Membangun dari Desa

 

Kalimat Bupati “Hamparan Perak akan kita buat semakin berkembang dan maju” bukan sekadar politik.

 

RSUD adalah magnet. Kalau ada rumah sakit, akan ada apotek, akan ada tempat kos keluarga pasien, akan ada UMKM makanan, akan ada tenaga medis yang tinggal dan belanja di pasar lokal.

 

Itu artinya ekonomi berputar.

 

Dulu orang bilang pembangunan hanya di pusat kota. Sekarang, giliran pinggiran yang dikejar.

 

Dan bagi Bupati, mengukur majunya suatu daerah bukan dari berapa mal yang berdiri. Tapi dari berapa jauh warga harus menempuh perjalanan saat sakit.

 

Kini, jarak itu diperpendek. (*)

 

Reporter : Habar.

 

 

 

Tinggalkan komentar