Percut Sei Tuan, http://gomsindosuaramerdeka.com -|
Pemkab Deli Serdang di bawah kepemimpinan Bupati dr. H. Asri Ludin Tambunan membuat terobosan baru dalam transparansi pembangunan infrastruktur.
Untuk pertama kalinya, Pemkab akan memasang plang berwarna hijau pada seluruh ruas jalan berstatus jalan kabupaten. Plang tersebut bukan sekadar penanda, tapi memuat informasi terbuka mengenai sumber anggaran pembangunan, baik dari PAD maupun dana transfer.
“Untuk memperkuat transparansi, Pemkab Deli Serdang akan memasang plang berwarna hijau pada seluruh ruas jalan berstatus jalan kabupaten. Plang tersebut menjadi penanda status jalan sekaligus memuat informasi mengenai sumber anggaran pembangunan baik dari PAD maupun dana transfer,” ujar Bupati Aci.
“Inilah pola baru yang ditetapkan. Dengan plang hijau ini, masyarakat dapat mengetahui status jalan kabupaten dan sumber pembiayaan yang digunakan dalam pembangunannya,” tegasnya.
Kebijakan transparansi ini disampaikan Bupati saat meresmikan 4 ruas jalan sepanjang 18,4 kilometer di Kecamatan Percut Sei Tuan, Jumat (9/10/2026).
Empat ruas tersebut adalah:
Jalan Pasar X Desa Saentis (5,1 KM) – dari SiLPA TA 2026
Jalan Sopoyono Barat, Dusun XVIII Desa Saentis (3,2 KM) – dari APBD TA 2026
Jalan Paluh Gelombang/Jalan Industri Desa Tanjung Selamat (2,5 KM) – dari APBD TA 2026
Jalan Percut (Cinta Damai) Desa Sei Tuan (7,6 KM) – dari APBN (DAU) TA 2026
Bupati Aci mengingatkan, semua jalan itu dibangun dari uang rakyat.
“Jalan ini dibangun dari pajak, baik PBB, pajak makan dan minum, maupun sumber pendapatan lainnya. Karena itu, saya titip satu hal, mari kita jaga bersama jalan yang sudah dibangun ini,” ujarnya.
Warga pun langsung merasakan manfaatnya.
“Terima kasih Pak, kami lebih cepat ke Pakam dan juga menuju kantor camat di Saentis juga sudah mulus jalannya. Dulu hancur kali jalannya dan malas lewat sini,” ucap seorang warga.
Tak hanya di Saentis, ruas Jalan Pasir Putih di Desa Pematang Lalang yang rusak selama 10 tahun juga kini sudah mulus. Tokoh masyarakat Pematang Lalang, Anjur Silitonga menyebut 98% warganya petani padi dan sangat terbantu.
“Pertanian kami hasilnya meningkat pak. Semoga dengan perbaikan irigasi yang sedang dilakukan BBWS semakin membuat petani tersenyum,” ucapnya sambil memohon perbaikan pintu klep irigasi.
Permohonan itu langsung direspon Bupati melalui Dinas SDABMBK untuk segera diperbaiki agar pengairan maksimal. (*)
Reporter ; Habar.
