Berita

Kahiyang Ayu: “Semoga Ulos Diminati Generasi Z dan Dikenal Dunia”

Redaksi Diterbitkan 09:21 2 menit membaca
Ukuran Teks:

 

 

Jakarta, http://gomsindosuaramerdeka.com – |

 

Ulos kembali naik kelas. Kain adat kebanggaan Sumatera Utara ini kini tampil di panggung mode nasional bahkan mengincar pasar global. Rabu (29/7/2026), BTN Indonesia Fashion Week 2026 resmi dibuka di Jakarta International Convention Center. Tahun ini, Provinsi Sumatera Utara dipercaya sebagai provinsi pengusung tema utama: “Ulos Simetria”.

 

“Ulos” sebagai simbol kehangatan, keseimbangan, harmoni, dan persatuan, menjadi ruh pagelaran mode terbesar se-Indonesia ini.

 

DESAINER DELI SERDANG IKUT TAMPIL;

Kebanggaan datang dari Deli Serdang. HALIME, karya desainer asal Deli Serdang, tampil mewakili Dekranasda Provinsi Sumatera Utara.

 

Ketua Dekranasda Kabupaten Deli Serdang, Jelita Asri Ludin Tambunan, bersama Wakil Ketua, Asniar Lom Lom Suwondo, hadir langsung memberi dukungan.

 

“Kami bangga karya desainer Deli Serdang dapat tampil di Indonesia Fashion Week. Semoga ini menjadi motivasi bagi pelaku ekonomi kreatif untuk terus berkarya dan mengangkat potensi daerah,” ujar Jelita.

 

HARAPAN: ULOS GO GLOBAL & DISUKAI GEN Z;

Ketua Dekranasda Provinsi Sumut, Kahiyang Ayu Bobby Nasution, menegaskan harapan besar Sumut untuk Ulos.

 

“Kami berharap Ulos semakin dikenal di mata dunia dan juga tidak hanya di bidang fashion saja melainkan pula di bidang pariwisata, semakin dikenal juga di Generasi Z. Saya berharap kepada para desainer untuk lebih melirik lagi Ulos, karena warisan budaya Batak ini sangatlah kaya,” kata Kahiyang.

 

Senada, Ketua Umum APPMI Poppy Darsono menyebut tema “Ulos Simetria” adalah ajakan menjaga keseimbangan tradisi dan inovasi.

 

“Ulos bukan sekadar kain adat dari Sumatera Utara, melainkan simbol kehangatan, keseimbangan, harmoni, dan persatuan. Industri mode Indonesia harus terus menjaga keseimbangan antara tradisi dan inovasi, antara kearifan lokal dan persaingan global,” ujarnya.

 

BTN IFW 2026: PUSAT EKONOMI KREATIF;

Ajang yang berlangsung 29 Juli – 3 Agustus 2026 ini menghadirkan ratusan desainer, brand lokal, UMKM, hingga pengrajin kriya.

Selain fashion show, ada pameran dagang, talkshow, forum kreatif, hingga festival kuliner.

 

Ini menjadi bukti bahwa budaya bisa menjadi kekuatan ekonomi dan identitas bangsa di mata dunia. (*).

 

Reporter: Tim http://gomsindosuaramerdeka.com

 

Tinggalkan komentar