Daerah

ANTISIPASI MACET PANCAUR BATU–SIBOLANGIT, BUPATI PERINTAHKAN KOORDINASI DENGAN POLRESTABES UNTUK UJI COBA JALUR ALTERNATIF

Redaksi Diterbitkan 08:45 3 menit membaca
Ukuran Teks:

 

 

 

Lubuk Pakam – http://gomsindosuaramerdeka.com

Rabu, 12 Agustus 2026

 

Pemerintah Kabupaten Deli Serdang mempercepat koordinasi lintas instansi untuk mengurai kemacetan di jalur Medan–Berastagi kawasan Pancur Batu–Sibolangit. Langkah antisipasi ini dipersiapkan jelang akhir pekan dan hari besar.

 

Arahan itu disampaikan Bupati Deli Serdang, dr. H. Asri Ludin Tambunan, saat rapat bersama Wakil Bupati Lom Lom Suwondo SS, Plt Kadishub Deli Serdang TM Yahya, perwakilan Dishub Sumut dan BPTD Wilayah II di Kantor Bupati, Selasa (11/8/2026).

 

Koordinasi Jadi Kunci Ujicoba Jalur Alternatif

 

Bupati meminta jalur alternatif yang sudah dipetakan segera diujicobakan dan disosialisasikan.

 

“Koordinasikan dengan Polrestabes agar dibantu dalam proses ujicoba jalur sebagai langkah antisipasi yang sudah disiapkan menuju hari libur dan hari besar mendatang,” ucap Bupati Asri Ludin.

 

Ia menegaskan sinergi dengan kepolisian sangat penting agar rekayasa lalu lintas berjalan efektif dan tidak menimbulkan kebingungan di masyarakat.

 

Plt Kadishub Deli Serdang, TM Yahya, memaparkan Jalan Jamin Ginting Pancur Batu–Sibolangit merupakan jalur utama dengan volume tinggi. Kepadatan rutin terjadi setiap Sabtu, Minggu dan hari besar sehingga berdampak pada waktu tempuh dan keselamatan.

 

Untuk itu disiapkan 4 jalur alternatif:

1. Medan–Berastagi: Simpang Kongsi/Hairos – Simpang Sungai Nangka – Simpang Gereja Katolik – Simpang Namo Simpur – Gapura Desa Pertampilen. Jarak 4,7 km.

2. Berastagi–Medan: Jalan Srikandi – Jalan Mesjid – Jalan Namori – kembali ke Jamin Ginting. Jarak 1,2 km.

3. Opsi 3: Simpang SMA Deli Murni – Simpang 3 Kutalimbaru Desa Serugun – Desa Tambunen – Simpang Goa Kemang. Jarak 10 km, 1 lajur.

4. Opsi 4: Simpang SMA Deli Murni – Simpang 3 Kutalimbaru – Jalur Medan Magnet – ARHANUD – Simpang Tuntungan. Jarak 39 km, 2 lajur.

 

Sejumlah jalur direkomendasikan menggunakan sistem satu arah. Dishub juga sudah memasang rambu dan cermin tikungan. Pengaspalan serta marka masih berproses.

 

“Pada Sabtu, Minggu dan hari besar, personel Dishub bersama pemerintah kecamatan dan desa, Polsek serta Koramil akan bersinergi mengarahkan kendaraan pribadi roda empat menggunakan jalur alternatif,” jelas Yahya.

 

Dukungan Lintas Sektor

 

Bupati juga meminta Dinas SDABMBK segera meninjau dan memperbaiki ruas jalan alternatif yang masih rusak.

 

Dukungan datang dari BPTD Wilayah II Sumut. Tjatur, Kasi Lalu Lintas BPTD, menyatakan siap mengeluarkan rekomendasi rambu penunjuk arah dan memindahkan rambu yang kurang efektif.

 

Perwakilan Dishub Provinsi Sumut, Menson, menambahkan pihaknya akan membawa hasil rapat ini ke provinsi. Sambil menunggu peningkatan jalan, Dishub Provinsi akan membantu menurunkan personel untuk mengatur lalu lintas di titik padat.

 

Dengan koordinasi yang diperkuat antara Pemkab, Polrestabes, TNI, Dishub Provinsi dan BPTD, Pemkab berharap kepadatan di jalur wisata Berastagi bisa terurai dan perjalanan masyarakat lebih aman serta lancar saat libur tiba. (*).

 

Reporter : Habar, (gomsindosuaramerdeka.com)

 

Tinggalkan komentar