Daerah

PEMKAB DELI SERDANG DUKUNG PENGGENANGAN BENDUNGAN LAU SIMEME 19 AGUSTUS, BUPATI: SEMOGA SETAHUN KE DEPAN SUDAH DIRASAKAN MANFAATNYA  “Camat dan OPD Diminta Kawal Sosialisasi Agar Masyarakat Tak Terdampak”

Redaksi Diterbitkan 18:45 2 menit membaca
Ukuran Teks:

 

 

Lubukpakam, http://gomsindosuaramerdeka.com –|

 

Pemerintah Kabupaten Deli Serdang menyatakan sikap tegas mendukung rencana penggenangan awal atau impounding Bendungan Lau Simeme yang dijadwalkan pada 19 Agustus 2026 mendatang.

 

Dukungan itu disampaikan langsung Bupati Deli Serdang, dr. H. Asri Ludin Tambunan saat menerima audiensi Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera II di Kantor Bupati, Senin (10/8/2026).

 

“Kami Mendukung Penuh”

 

Bupati menyebut, penggenangan awal merupakan tahapan krusial untuk menguji kesiapan bendungan sebelum dimanfaatkan secara optimal.

 

“Kami mendukung proses penggenangan ini. Harapan kami, salam setahun ke depan, bendungan ini bisa memberikan manfaat dan dampaknya sudah mulai dirasakan masyarakat. Semoga semuanya berjalan lancar,” ujarnya.

 

Bagi Pemkab, Bendungan Lau Simeme bukan hanya proyek infrastruktur. Bendungan pertama di Sumatera Utara ini diharapkan jadi solusi jangka panjang untuk ketahanan air, irigasi pertanian, pengendalian banjir, konservasi, hingga pengembangan pariwisata di Deli Serdang.

 

Imbauan ke Camat dan OPD: Kawal Sosialisasi

 

Meski mendukung, Bupati mengingatkan agar proses penggenangan tidak menimbulkan keresahan di masyarakat.

 

Ia meminta Camat Sibiru-Biru dan dinas terkait untuk aktif mensosialisasikan dan menyiapkan langkah antisipasi.

 

“Jangan sampai ada komunikasi yang tidak sampai kepada masyarakat. Camat dan dinas terkait juga harus melihat kebutuhan masyarakat,” imbaunya.

 

Khususnya kepada warga yang beraktivitas di sekitar Sungai Lau Simeme agar memperhatikan arahan petugas selama proses penggenangan pada 19 Agustus 2026.

 

Penjelasan BWS: Air ke Hilir Terbatas Lebih dari 6 Jam

 

Kepala BWS Sumatera II, Feriyanto, menjelaskan saat impounding air ke hilir tetap akan mengalir namun dengan debit terbatas. Kondisi itu diperkirakan berlangsung lebih dari 6 jam tergantung kondisi lapangan.

 

“Ada kemungkinan air tetap mengalir, tetapi terbatas. Untuk pertanian, air yang sudah ada tidak langsung surut sehingga masih bisa dimanfaatkan. Namun yang perlu menjadi perhatian lebih adalah perikanan, terutama tambak dan rawa,” jelas Feriyanto.

 

Untuk itu, BWS mengimbau petani dan pembudidaya ikan agar mempersiapkan diri selama masa uji coba tersebut.

 

Manfaat Multiguna Lau Simeme

 

Setelah penggenangan, Bendungan Lau Simeme ditargetkan berfungsi multiguna:

1. Irigasi: Mensuplai air ke jaringan Percut/Bandar Sidoras

2. Pengendalian Banjir: Menahan dan mengatur debit air

3. Konservasi & Penurunan Suhu Lingkungan

4. Pariwisata: Dikelola bersama Pemkab Deli Serdang

 

Dalam pertemuan itu juga dibahas persoalan normalisasi sungai dan perbaikan jaringan irigasi di sekitar bendungan.

 

Pemkab berharap, dalam 1 tahun ke depan dampak positif bendungan sudah bisa dirasakan langsung oleh masyarakat Deli Serdang. (*)

 

 

Reporter : Habar, (gomsindosuaramerdeka.com)

 

Tinggalkan komentar