Daerah

Peringati HUT RI ke 81, Kaum Ibu Berlomba Sembako, Harapan Rakyat Untuk Pejabat Jangan Berlomba Korupsi

Redaksi Diterbitkan 18:26 2 menit membaca
Ukuran Teks:

Jaharun B, gomsindosuaramerdeka.com –|

 

Tawa dan sorak kaum ibu pecah di Dusun 5, Desa Jaharun B, Kecamatan Galang, Kabupaten Deli Serdang, Senin sore 17/8/2026.

 

Di tengah peringatan HUT RI ke-81, panitia pemuda pemudi menggelar lomba khas 17-an: lomba berebut sembako.

 

Hadiahnya sederhana. Minyak 1 kilo, beras 5 kg, Indomie satu kotak, dan sabun 2 bungkus dan peralatan dapur ember dan cangkir. Tapi bagi mereka, itu kemenangan besar.

 

“Alhamdulillah kami gembira. Sudah cukup bersuka cita. Dapat minyak, beras, Indomie. Senang kali kami,” ujar Bu Sumartik, Windi, Ase, Nur, Leli, dan Wartik kompak usai lomba.

 

Bagi ibu-ibu ini, kemerdekaan terasa saat bisa berkumpul, tertawa bersama, dan pulang membawa sedikit bantuan untuk dapur rumah.

 

Namun di sela canda itu, muncul juga keluh kesah.

“Kami di sini lomba sembako Pak. Ya berharapnya, pejabat di atas sana juga ‘lomba-lomba’ berbuat baik untuk rakyat. Jangan sampai ada yang lupa sama wong cilik,” ucap salah seorang ibu pelan.

 

Kalimat itu mewakili kegelisahan yang sering terdengar di akar rumput. Di saat rakyat bawah masih berebut kebutuhan pokok, di saat yang sama pemberitaan tentang korupsi triliunan kerap menghiasi layar televisi dan media.

 

Kontras Dua Dunia

Di lapangan dusun, kemerdekaan dirayakan dengan gotong royong dan hadiah sederhana.

Di ruang kekuasaan, kemerdekaan diuji oleh amanah dan integritas. Bukan berlomba-lomba korupsi sebagaimana pemberitaan di jagad maya.

 

Ketua JWI Deli Serdang, Hasan Basri Siregar, menilai fenomena ini harus jadi cermin.

“Merdeka itu bukan hanya upacara. Merdeka itu saat ibu-ibu tidak lagi khawatir soal minyak goreng. Saat pejabat bekerja dengan jujur dan berpihak pada rakyat. Itu esensi kemerdekaan yang sesungguhnya,” ujarnya.

 

Lomba sembako di Jaharun B mungkin sederhana. Tapi maknanya dalam. Ia mengingatkan kita bahwa 81 tahun merdeka, tugas terbesar bangsa ini adalah memastikan keadilan sampai ke dapur-dapur rakyat.

 

Karena kemerdekaan yang paling hakiki adalah ketika kaum ibu bisa tersenyum, bukan karena berebut, tapi karena kebutuhan dasarnya sudah terpenuhi. (*).

 

Reporter: Habar

gomsindosuaramerdeka.com

Tinggalkan komentar