Deli Serdang, http://gomasindosuaramerdeka.com –|
Pemerintah Kabupaten Deli Serdang menyambut peluang besar. Kawasan rest area Jalan Tol Medan-Binjai akan dijadikan etalase untuk memperkenalkan potensi daerah dan menggerakkan ekonomi masyarakat.
Hal itu disampaikan Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Suwondo SS saat menerima audiensi jajaran PT Rafflesia Ina selaku pengelola Tol Medan-Binjai di Ruang Rapat Lantai II Kantor Bupati, Senin (3/8/2026).
“Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan Ibu beserta jajaran. Pemerintah Kabupaten Deli Serdang menyambut baik tawaran kerja sama ini. Kami berharap pertemuan ini menjadi awal kolaborasi yang baik sehingga dapat menghadirkan identitas dan warna Kabupaten Deli Serdang di sepanjang Jalan Tol Medan–Binjai,” ujar Lom.
LOM LOM: AKAN KITA KAJI KONSEPNYA
Dalam pertemuan tersebut, Direktur Utama PT Rafflesia Ina, Tri Yuharlina, memaparkan peluang pemanfaatan area rest area. Mulai dari menghadirkan rumah adat, pusat promosi budaya, kawasan khusus UMKM, hingga peluang investasi komersial seperti SPBU dan SPKLU.
Menanggapi tawaran itu, Lom menegaskan Pemkab siap mengkaji lebih dalam.
Lom Lom mengatakan, Pemkab Deli Serdang akan mengkaji berbagai konsep yang dapat diwujudkan di kawasan rest area, mulai dari promosi budaya, produk UMKM, hingga penyediaan ruang yang mampu memperkenalkan kekayaan potensi Deli Serdang kepada para pengguna jalan tol.
“Kami akan mempelajari konsep yang ditawarkan. Mudah-mudahan lahan yang tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal untuk memperkenalkan Deli Serdang sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” tutupnya.
DARI JALAN TOL KE EKONOMI RAKYAT
Menurut PT Rafflesia Ina, lahan di rest area Tol Medan-Binjai telah disiapkan sebagai “etalase” produk daerah. Artinya, setiap pengguna jalan yang berhenti bisa langsung melihat dan membeli produk khas Deli Serdang.
Bagi Pemkab, ini adalah strategi baru promosi. Tidak perlu menunggu event. Cukup lewat rest area, nama Deli Serdang, budaya, dan UMKM-nya bisa dikenal jutaan pengguna tol setiap tahun.
Kerja sama ini diharapkan menjadi langkah awal agar rest area tidak hanya jadi tempat istirahat, tapi juga jadi gerbang ekonomi dan identitas Deli Serdang. (*).
Laporan: Tim Redaksi http://gomsindosuaramerdeka.com
