Hamparan Perak, http://gomsindosuaramerdeka.com – |
Bupati Deli Serdang dr. H. Asri Ludin Tambunan menegaskan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang tidak akan mentolerir praktik penjualan pupuk bersubsidi di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).
Penegasan itu disampaikan saat memanen cabai panen ke-17 di lahan seluas 5 rante milik petani di Desa Payabakung, Kecamatan Hamparan Perak, Rabu (5/8/2026).
Dalam kesempatan itu, Bupati juga menegaskan pentingnya pengawasan distribusi pupuk bersubsidi. Ia meminta kios tidak menjual pupuk kepada petani di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).
“RDKK ini kuncinya. Semua yang masuk RDKK harus mendapatkan pupuk sesuai HET. Jangan lebih dari HET,” tegasnya.
PENGAWASAN PUPUK DIPERKETAT
Bupati meminta seluruh kios resmi dan pengecer agar mematuhi aturan. Pupuk bersubsidi hanya boleh disalurkan kepada petani yang terdaftar dalam Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK).
Ia juga mengimbau para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) untuk aktif mendampingi petani agar segera masuk RDKK. Dengan begitu, data kebutuhan pupuk akurat dan distribusi tepat sasaran.
“Yang penting kita tetap bekerja. Kendala yang ada kita selesaikan bersama,” ujarnya.
Untuk memperkuat pendampingan, Pemkab juga menambah PPL swadaya. Mereka bertugas membantu pemerintah dalam pengawasan dan pembinaan petani di lapangan.
PRODUKTIVITAS PERTANIAN HARUS DIDUKUNG
Bupati menyebut, keberlanjutan produksi pertanian tidak hanya soal pupuk. Ketersediaan sarana produksi, pengairan, dan pendampingan juga harus diperkuat.
Di Desa Payabakung, areal pertanian padi mencapai sekitar 595 hektare. Kepala Desa Payabakung, Pariono, mengaku para petani sudah merasakan dukungan dari pusat hingga kabupaten.
“Alhamdulillah, para petani sangat merasakan dukungan dari pusat sampai kabupaten sehingga petani saat ini mulai tersenyum,” katanya.
Pariono menambahkan, pengawasan pupuk di tingkat desa terus dilakukan melalui koordinasi dengan Babinsa dan unsur kewilayahan lainnya.
Bupati menegaskan Pemkab akan terus mengawal persoalan pertanian mulai dari pupuk, pengairan, hingga pendampingan agar petani dapat terus berproduksi dan meningkatkan hasil.
Turut hadir Wakil Bupati Lom Lom Suwondo SS dan unsur Forkopimda. (*)
Laporan: Tim Redaksi http://gomsindosuaramerdeka.com
