Lubuk Pakam, http://gomsindosuaramerdeka.com -|
Kabar super gembira bagi para pencari kerja di Deli Serdang! Ribuan lapangan kerja baru bakal tercipta dalam waktu dekat.
Investor asal China menjajaki rencana besar membangun industri daur ulang di Deli Serdang, termasuk pengolahan sampah elektronik menjadi produk bernilai ekonomi tinggi. Rencana ini dibahas langsung dalam audiensi bersama Bupati Deli Serdang, dr. H. Asri Ludin Tambunan dan Wakil Bupati, Lom Lom Suwondo SS, Jumat (18/9/2026).
Yang paling mengejutkan adalah serapan tenaga kerjanya!
“Salah satu rencana pabrik diperkirakan dapat menyerap 5.000 hingga 10.000 tenaga kerja karena menggunakan sistem produksi manual,” ungkap juru bicara investor, Siswanto.
Artinya, hanya SATU PABRIK saja bisa menyerap hingga 10 ribu warga Deli Serdang. Jika ada beberapa proyek daur ulang yang masuk, puluhan ribu lapangan kerja akan terbuka.
Kenapa Pilih Deli Serdang?
Siswanto menegaskan, ketertarikan investor China bukan tanpa alasan.
“Ada banyak proyek yang mau dijalankan. Sebagian besar mereka fokusnya ke daur ulang. Mereka ingin mengelola sampah elektronik menjadi sesuatu yang berharga,” terangnya.
“Selain karena wilayah dan konektivitas, para investor tertarik ke Deli Serdang karena komitmen Bupati dan Wakil Bupati yang memberikan kemudahan terhadap investasi,” tambahnya.
Bupati Asri Ludin menyambut baik dan menjamin kemudahan investasi sesuai aturan.
“Deli Serdang terus membuka ruang bagi investasi yang membawa manfaat langsung bagi masyarakat. Salah satunya melalui penjajakan industri daur ulang bersama investor asal China,” ujar Bupati.
“Peluang membuka ribuan lapangan kerja dan menggerakkan ekonomi daerah harus kita manfaatkan sebaik-baiknya, namun tetap sesuai aturan yang ada,” tegasnya.
Wakil Bupati Lom Lom Suwondo menambahkan, saat ini Deli Serdang sudah memiliki lebih dari 400 pabrik. Dengan luas wilayah dan posisinya sebagai daerah penyangga, potensi industri masih sangat terbuka lebar.
“Kehadiran bapak menjadi peluang bagi tumbuhnya industri di Deli Serdang yang bermanfaat bagi perluasan akses kesempatan kerja dan peningkatan ekonomi masyarakat dan daerah,” ujarnya.
Audiensi dihadiri jajaran kepala dinas terkait, termasuk Bappedalitbang, DPMPTSP, DLH, Disnaker, Cikataru, Kominfostan, serta perwakilan investor Guan Xijin, Zhang Kai, dan tokoh masyarakat Tionghoa Ali Johnsen.
Jika terealisasi, industri daur ulang e-waste ini tidak hanya menyelesaikan masalah sampah elektronik, tapi juga menjadi solusi pengangguran terbesar di Deli Serdang tahun ini. (*).
Reporter : Habar.
