Daerah

Tindak Lanjuti Perbup 24/2025, Bupati Asri Luncurkan Salak Deli: Pelayanan Adminduk Cepat, Transparan, Tanpa Pungli

Redaksi Diterbitkan 08:45 2 menit membaca
Ukuran Teks:

 

 

Deli Tua,

http://gomsindosuaramerdeka.com— |

 

Pemerintah Kabupaten Deli Serdang resmi meluncurkan layanan administrasi kependudukan (adminduk) mandiri melalui aplikasi Salak Deli, Sabtu (29/8/2026). Peluncuran dilakukan Bupati dr. H. Asri Ludin Tambunan di Hotel Pancur Gading, Kecamatan Deli Tua.

 

Langkah ini disebut Bupati sebagai wujud nyata transformasi pelayanan publik yang mengutamakan kecepatan, transparansi, dan kemudahan akses bagi masyarakat.

 

“Penguatan Salak Deli merupakan tindak lanjut Peraturan Bupati Deli Serdang Nomor 24 Tahun 2025 sekaligus bagian dari transformasi pelayanan publik yang cepat, transparan, dan mudah,” ujar Bupati.

 

URUS KTP, KK, KIA CUKUP DARI RUMAH

Melalui aplikasi Deli Serdang Sehat yang ada di Play Store, masyarakat kini bisa mengurus sendiri dokumen kependudukan seperti KTP, KK, dan KIA tanpa harus datang ke kantor.

 

“Dengan pengembangan sistem mandiri di Salak Deli, masyarakat tidak perlu lagi datang ke kantor,” katanya.

 

Bupati juga menegaskan digitalisasi ini bertujuan memotong birokrasi dan menghapus praktik pungli.

 

“Tidak ada lagi pengurusan KTP bayar Rp150 ribu, Rp60 ribu. Bahkan Rp5 ribu pun kalau diminta kepada masyarakat, itu pungli,” tegasnya.

 

3 PILIHAN LAYAN: DESA, KECAMATAN, ATAU FASKES;

Selain layanan mandiri, Pemkab juga meluncurkan inovasi SIAP SEHAT = Sistem Integrasi Administrasi Kependudukan melalui Fasilitas Kesehatan. Ke depan, kelahiran dan kematian di rumah sakit/klinik bisa langsung diterbitkan dokumennya.

 

“Kalau ini berjalan, masyarakat punya pilihan. Mau ke kecamatan, MPP, menggunakan antrean online, atau melalui fasilitas kesehatan, semuanya kita siapkan,” jelas Bupati.

 

Kepala Disdukcapil Danang Purnama Yudha menambahkan, sistem baru ini menempatkan desa dan kecamatan sebagai garda terdepan. Urusan yang bisa diselesaikan di desa, diselesaikan di desa. Yang di kecamatan, di kecamatan. MPP menjadi tempat untuk layanan yang belum tuntas di tingkat bawah.

 

Salak Deli juga dilengkapi antrean online agar masyarakat tidak bolak-balik mengecek status berkas. Saat ini sisa berkas online yang tertunda juga sudah ditekan dari 2.000 menjadi 650 berkas.

 

HASIL BIMTEK: SOP DIPERKUAT, KERJA SAMA FASKES DITAMBAH

Dalam Bimtek tersebut disepakati penyusunan SOP Salak Deli, percepatan verifikasi akun, dan perluasan kerja sama SIAP SEHAT. Saat ini sudah 52 faskes yang bekerja sama dan akan terus ditambah.

 

Di akhir kegiatan juga diserahkan penghargaan kinerja Disdukcapil Semester I 2026. Kecamatan Percut Sei Tuan jadi terbaik Aktivasi IKD, Pagar Merbau terbaik kepemilikan KIA, dan Desa Sambirejo Timur terbaik layanan PATEN KALI.

 

“Diharapkan para operator di desa dan kecamatan menguatkan komitmen karena menjadi bagian penting dalam mendukung transformasi sistem pelayanan ini,” pungkas Danang. (*)

 

 

Reporter : Habar.

Tinggalkan komentar